SAMPANG, Petajatim.id. Dalam rangka memperkuat akuntabilitas anggaran di daerah, Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Sampang, menyambut baik rencana Inspektorat Daerah Propinsi Jawa Timur, untuk melakukan klinik konsultasi guna mengantisipasi permasalahan terkait penggunaan anggaran dana desa, di Kabupaten Sampang, dalam waktu dekat ini.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris AKD, Ahmad Muhtadin, yang akrab disapa Bun Ahmad,  dalam pertemuan rutin bulanan di sekretariat AKD, Jl. Imam Gozali, Sampang, Rabu 04/10/2017.

Bun Ahmad menyampaikan, rencana Inspektorat Daerah Propinsi Jawa Timur untuk  memberi pencerahan terkait tata kelola anggaran dan pertanggung jawabannya, merupakan sinyal positif, dan diharapkan ke depan akan terbangun sinergi yang baik antara aparatur pemerintahan desa, maupun institusi terkait lainnya, sehingga mampu memperbaiki derajad kualitas pelayanan publik kepada masyarakat pedesaan.

“ Tentu kita harus mengapresiasi secara positif, agar kita semua tercerahkan. Rencana tersebut menurut kami sangat bermanfaat dalam upaya mengelola kebijakan anggaran di masing-masing desa. Bagaimana mengelola anggaran yang baik,  termasuk pelaporan dan pertanggung jawabannya. Dengan kita memahami aturan-aturan baku dalam pengelolaan anggaran, kita tidak akan ragu-ragu lagi dalam menentukan kebijakan penggunaan anggaran di masing-masing desa,” Kata Bun Ahmad.

Dalam pertemuan rutin tersebut, juga dibahas mengenai strategi bagaimana meningkatkan berbagai potensi yang dimiliki masing-masing desa. Untuk itu, perlu adanya inovasi, bagaimana mensikapi persoalan, hambatan maupun tantangannya, karena di masing-masing desa tentu memiliki kondisi yang berbeda-beda.

( Joko )