Sampang, Petajatim.id _ Hujan deras yang terus mengguyur Sampang,   menyebabkan jalan poros di  desa Rahayu,  menuju Desa Pasarenan, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang longsor terkikis air.

Akibatnya, tebing jalan yang masih belum teraspal itu ambles hampir ke ruas jalan dan tidak bisa di lewati kendaraan roda empat.

Tidak hanya itu, akibat hujan, tebing jalan yang tergerus air juga mengancam keberadaan jembatan yang menghubungkan Desa Rahayu dan Desa Pasarenan Kecamatan Kedundung.

Andi Sutanto, anggota Komisi IV DPRD Sampang, yang berasal dari Rahayu membenarkan kejadian amblesnya tebing jalan, yang tidak jauh dari jembatan penghubung Desa Rahayu menuju Desa Pasarenan.

“Sebagai warga masyarakat saya akan melaporkannya kepada pihak terkait khususnya BPBD Kabupaten Sampang, agar segera ada langkah penanganan, sebab menyangkut dampak dari bencana alam,” ujar Andi Sutanto

Diakui jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat Desa Rahayu maupun Desa Pasarenan sehingga jika tetap di biarkan selama musim penghujan di khawatirkan jembatan itu akan ambruk.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sampang, khususnya SKPD terkait memperhatikan dan mengambil langkah secepatnya untuk mengantisipasi kejadian yang lebih fatal.

Sementara itu Kepala BPPD Sampang Anang Joenaedi masih belum memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.

(Aj)