Kalbar- Petajatim.id. Pecinta kebudayaan Dayak di Sarawak Alim Mideh mendapat gelar kehormatan Urang Kayo perapat rintu halaman dua Negara oleh urang kayo payung negori Lukas Sasi Sihit Domong pesaguan Hulu pada acara pelantikan Dewan Adat Dayak Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat 10 Desember 2017.

Ketika ditemui di Ngabang Kabupaten Landak Rabu (13/12) Alim pun menjelaskan gelar yang di berikan kepadanya ini adalah satu penghargaan dari Dewan Adat Dayak Kabupaten Ketapang terhadap penghargaan jasa saya untuk mencoba menyatukan budaya Dayak Kalimantan dengan Dayak Sabah, Serawak dan Brunai.

Menurut yang sering di panggil pak Duta ini, gelar yang di berikan karena jasa saya mempromosikan budaya Dayak Kalimantan, Sabah, Sarawak dan Brunai kepada dunia Internasional. Untuk mempromosikan budaya Dayak Sarawak di Kalimantan ini sejak Tahun 2008″ ujar Alim seraya.

Ini adalah tanda kesuksesan budaya Dayak Kalimantan, Sabah, Sarawak maupun Brunai. Kebudayaan ini dapat kita manfaatkan sebagai wisata bagi turis-turis dalam maupun manca negara. Karena apa, kebudayaan Dayak ini semakin hari semakin meningkat.

Budaya Dayak Kalimantan yang lebih menarik bagi dirinya adalah pekan gawai Dayak, karena pekan gawai Dayak ini seperti ada roh untuk membawa semua Dayak bukan saja Dayak Kalimantan tetapi bisa membawa Dayak dari Sabah, Sarawak dan Brunai untuk berkumpul sehingga bisa saling mengetahu Budaya Dayak satu sama yang lainnya.

( Berita360.com)