SAMPANG, Petajatim.id. Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, menyiapkan anggaran penanggulangan bencana sebesar Rp 1,6 miliar, untuk tahun anggaran 2018.

Kepala BPBD Kabupaten Sampang, Anang Junaedi mengemukakan, bahwa memasuki awal tahun 2018, yakni pada bulan Januari hingga Februari, merupakan puncak terjadinya hujan yang disertai angin kencang, dan berpotensi terjadinya bencana alam di sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Sampang.

Untuk itu, kata Anang, pihaknya menyiapkan anggaran sebagai antisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam.

“ Kami menyiapkan anggaran penanggulangan bencana alam tersebut di tahun 2018 mendatang sekitar Rp 1,6 miliar sebagai antisipasi pencegahan sejak dini,” kata Anang kepada sejumlah awak media.

Dikatakannya, bahwa anggaran sebesar Rp 1.684.500.000,00 tersebut akan diperuntukkan pada empat kegiatan, diantaranya kegiatan sosialisasi yang merupakan upaya pencegahan serta membangun kesadaran masyarakat akan terjadinya bencana. Untuk kegiatan tersebut dialokasikan anggaran sebesar Rp 116.142.000.00.

Sementara untuk kegiatan penanggulanggan bencana alam, pihaknya menganggarkan Rp 1.329.720.500,00. Untuk keperluan rehabilitasi dan konstruksi pasca terjadi bencana, alokasi anggaran yang dipersiapkan sebesar Rp 31.722.000,00 dan untuk pengadaan logistik serta obat-obatan di pengungsian, dipersiapkan anggaran sebesar Rp 206.980.000,00.

“ Pada dasarnya, anggaran penanggulangan bencana yang disiapkan BPBD untuk pembiayaan empat  rangkaian kegiatan,” tuturnya.

Anang juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada, mengingat informasi yang diperoleh dari BMKG Surabaya, dalam beberapa bulan ke depan, curah hujan di kota Sampang, diprediksi relatif tinggi.

“ Kami minta masyarakat di area pesisir untuk mewaspadai adanya hujan yang disertai angin kencang, yang mengakibatkan gelombang laut setinggi 4-5 meter,” himbaunya.

Sedangkan untuk warga yang berada di area dataran tinggi, lanjut Anang, diminta untuk terus waspada, manakala terjadi hujan berkepanjangan yang disertai angin kencang, karena sangat dimungkinkan terjadinya putting beliung.

( Rus/Red )