Penulis: Redaksi

Karena Pengaruh Miras, 4 Remaja Perkosa Anak di Bawah Umur

  SURABAYA, Akibat menenggak minuman keras, 4 remaja melakukan perbuatan bejat, memperkosa gadis di bawah umur. Polisi berhasil menangkap dua diantara mereka, dan dua lainnya masih buron. Dua pelaku pemerkosaan yang berhasil diamankan polisi adalah MK (26) warga Sidotopo dan MA (18) warga Wonosari. Sementara itu dua pelaku lain yaitu YF (19) dan UM (16), keduanya warga Sidotopo, menjadi buruan polisi. Menurut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto kepada wartawan, Senin 23 April 2018, korban ditemukan tak sadarkan diri dan tanpa busana terbungkus tikar. Dikatakan Agus, salah satu pelaku kenal dengan korban melalui media sosial. Lalu mereka janjian untuk ketemuan. Namun di luar dugaan, pelaku mengajak tiga teman lainnya, dan memaksa korban memasuki areal pemakaman di kawasan Pegiliran, Semampir. Di sanalah korban diperkosa. Sebelum melakukan pemerkosaan, ke empat remaja tersebut menenggak minuman keras terlebih dahulu. Setelah puas melakukan nafsu bejatnya, korban ditinggalkan begitu saja. “ Salah satu dari dua tersangka yang sudah kami amankan yakni MA menyerahkan diri dengan diantar kedua orang tuanya,” kata Agus. Dengan ditangkapnya kedua pelaku, Agus menghimbau dua pelaku lainnya untuk segera menyerakahn diri dan mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dari kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa dua botol minuman keras, satu buah tikar, dan satu buah kaos milik korban. Atas perbuatannya, keempat tersangka akan dijerat pasal berlapis diantaranya Pasal 26 D Junto Pasal  81 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan...

Read More

Kemenkes : Papua, Papua Barat dan NTT Merupakan Daerah Endemis Tinggi Malaria

  JAKARTA,  Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI terkait Situasi Malaria Kabupate/Kota di Indonesia Tahun 2017, Papua, Papua Barat dan Nusa Tenggara Timur,  merupakan daerah endimis tinggi penyebaran penyakit malaria. Hal itu diungkapkan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes, Elizabeth Jane Supardi di kantor Kemenkes Jakarta, Senin (23/4/2018) dikutip dari CNN Indonesia. Disebutkan Jane, bahwa situasi malaria di sebagian Indonesia Timur masih berwarna merah atau kategori endemis tinggi dan warna kuning endemis menengah. “ Merah dan kuning itu banyak di daerah Indonesia Timur. Papua, Papua Barata, NTT masih. Ada sebagian di Kalimantan,” katanya. Menurut Jane dari total 262 juta penduduk Indonesia, sebanyak 4.9 atau dua persennya tinggal di daerah endemis tinggi. Selama tahun 2017, tercatat 261.617 kasus malaria secara nasional dan menewaskan setidaknya 100 orang. Jane juga mengungkapkan dari total jumlah 514 kabupaten/kota di Indonesia sudah mencapai kategori bebas malaria. Artinya ada 72 persen penduduk Indonesia, tinggal di daerah bebas malaria. Untuk daerah putih, atau daerah bebas malaria terdapat di Pulau Jawa dan Bali, sementara untuk daerah hijau atau endemis rendah terdapat di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. “ Masih terdapat 10,7 juta penduduk yang tinggal di daerah endemis menengah dan tinggi malaria. Upaya percepatan untuk mencapai bebas malaria, harus dilakukan di Papua, Papua Barat, dan NTT,” tandas Jane. Untuk pencegahan,  Kementerian Kesehatan telah mengupayakan berbagai cara untuk mencegah penyebaran malaria. Salah satunya dengan Pekan Kelambu Massal...

Read More

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Gelar Indonesia Prison Art Festival 2018.

JAKARTA, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Depkumham, untuk pertama kalinya menyelenggarakan Indonesia Prison Art Festival 2018. Acara yang digelar di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat tersebut, akan berlangsung dari tanggal 23 sampai 24 April 2018. Acara yang mengambil tema Bhineka Tunggal Ika tersebut diikuti oleh Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas ) seluruh Indonesia, merupakan hasil pembinaan kepribadian kemandirian dengan balutan seni dan budaya yang disuguhkan narapidana dari seluruh Nusantara. Selain perhelatan seni dan budaya, festival ini juga menampilkan pameran kerajinan, kuliner masakan khas daerah, pameran arsip,pameran seni rupa, pameran foto kegiatan masing-masing lapas dan seni pertunjukan. Acara yang di gelar mulai pukul 10. 00 Wib, ini memberikan pencerahan untuk bangsa Indonesia, bahwasanya nara pidana tidak hanya menjadi sampah masyarakat, tetapi mereka di bentuk untuk lebih berpotensi dalam segala bidang, agar lebih bermanfaat yang nantinya setelah  keluar dari Lapas bisa lebih kreatif dalam mengeksplor potensi dirinya, dan bisa bermanfaat untuk dirinya sendiri dan masyarakat. Menurut rencana kegiatan ini akan dibuka secara resmi oleh Menteri Hukum dan Ham, Yasona Hamonangan Laoly, dan akan dihadiri dari Mabes Polri, Instansi Pemerintah, Pejabat maupun masyarakat umum lainnya. ( Rochman, Biro DKI...

Read More

Pengurus DPD Persatuan Wartawan Republik Indonesia Kalbar Resmi Dilantik

  Pontianak Kalbar– Ketua umum DPP Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), Suriyanto, PD. SH. MH. M. Kn. melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah PWRI Provinsi Kalimantan Barat periode 2018-2020 di hotel Kapuas Palace Pontianak Senin (23/4). Pelantikan pengurus organisasi profesi jurnalistik tersebut dihadiri oleh Sekjen DPP PWRI, Zulfikar Taher, S. Pd i, SH, Ketua OKK DPP PWRI Tongam Tobing, Pemimpin Umum /Redaksi Petajatim.id. D. Supriyanto Jagad JN, H.  Syarif Yusniarsyah Kepala Biro Humas dan protokol Setda Provinsi Kalbar. Selain itu hadir perwakilan Pangdam XII Tanjungpura, Polda Kalbar, Pengadilan Tinggi Kalbar, Kejaksaan Tinggi Kalbar, Kakanwil Depkumham, perwakilan dari Kesbangpol Kalbar dan...

Read More

CFD Jadi Sarana Wisata dan Olah Raga

  SAMPANG, Hari bebas polusi tanpa ada asap kendaraan, atau biasa disebut Car Free Day merupakan sarana bagi masyarakat meluangan waktunya untuk berolah raga atau melepas penat bersama keluarga. CFD yang bertempat sepanjang jalan Wijaya Kusuma, Sampang menjadi titik lokasi paling ramai dikunjungi masyarakat Sampang. Selain arena olah raga, juga digelar berbagai jajanan serta kuliner tradisional. Keberadaan CFD Sampang ini, jika dikemas lebih menarik, bisa menjadi sarana wisata mingguan, sekaligus sebagai wahana promosi bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Sampang. “ CFD Sampang ini selain sebagai tempat berolah raga, juga bisa dimanfaatkan untuk tempat promosi bagi pelaku usaha kecil menengah di Sampang. Meski demikian, kemasannya harus lebih menarik sehingga tidak terkesan semrawut,” kata Kholil, warga Gunung Sekar, Sampang, di lokasi CFD, Minggu (22/04/18). Menurutnya CFD merupakan tempat yang nyaman untuk berolah raga, melepas penat dan bersantai di hari libur. Kendati demikian, ia menyayangkan moment bebas asap kendaraan tersebut dengan banyaknya motor yang masuk area CFD. ( Mbink /Jok )...

Read More

Ekonomi dan Bisnis

Hukum

Jadwal Waktu Sholat


Politik

Budaya

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE