SAN JUAN, Puerto Riko (AP) – Salah satu badai terkuat yang pernah terjadi di Puerto Riko telah menghancurkan pulau tersebut, Rabu 20/09/2017. Menurut keterangan pejabat setempat, Pemerintah akan membersihkan puing-puing bangunan yang hancur akibat terjangan badai, dan akan membangunnya kembali.

Badai maria berkekuatan besar melumat   daerah di pesisir tenggara Yabucoa , sebagai badai kategori 4 dengan kecepatan angin 155 mph (250 kph), dan mengakibatkan terhentinya segala aktifitas selama 12 sampai 24 jam.

Sebelumnya, badai maria kategori 5, dengan kecepatan angin  175 mph (281 kph), pernah melanda daerah pesisir tersebut.

“Ini akan menjadi fenomena yang sangat keras,” kata Gubernur Ricardo Rossello. “Kami belum mengalami peristiwa sebesar ini dalam sejarah modern kita”

Akibat terjangan badai tersebut, atap seng berhamburan,  dan jendela kaca banyak yang pecah. Penduduk setempat berupaya mencari perlidungan,  akibat serangan badai yang tiba-tiba tersebut. Satu pohon tumbang, menimpa mobil ambulans yang sedang mengevakuasi korban.

Badai itu bergerak melintasi Puerto Riko pada hari Rabu pagi pukul 10. mph (17 kph), dengan kecepatan angin 113 mph (182 kph), demikian dilaporkan  Pusat Badai Nasional A.S. di Miami.

Serangan badai maria kali ini merupakan serangan badai terkuat dalam sejarah di Atlantik. Presiden A.S. Donald Trump, menginstruksikan jajarannya untuk segera memberi pertolongan, dan melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat terjangan badai.

(AFP/Red/Jok)