Sampang, Petajatim.id. Setelah wilayah Sampang, diguyur hujan lebat, sungai dari kecamatan Kedungdung dan Robatal menuju sungai Kamoning sudah melebihi ambang batas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Anang Joenaidi menyatakan kondisi terakhir dua sungai di wilayah Kecamatan Kedungdung dan Robatal itu sudah meninggi dan meluap.

“Diperkirakan ketinggian sungai di Kedungdung mencapai 5 meter dan di Robatal mencapai 6 meter. Diperkirakan kota Sampang akan banjir pada pukul 23.00 hingga 24.00 wib. Namun banjirnya kecil diperkirakan hanya setinggi 30 sentimeter. Kemudian jika sungai wilayah Kedungdung itu mencapai 6 meter, maka ketinggian banjir nanti diperkirakan mencapai setinggi 50 sentimeter,” tuturnya, Sabtu, 2 /12/2017.

Menurut Anang, di beberapa wilayah di Sampang, yang terdampak banjir saat ini diperkirakan sudah mulai tergenang air.

Menurut pantauan, beberapa desa tersebut adalah desa Panggilan dengan ketinggian air 30 cm,Desa Banyumas dengan ketinggian air 30 cm, Desa Kamoning dengan ketinggian air 30 cm,Desa Tanggumong dengan ketinggian air 30 cm, Desa Paseyan dengan ketinggian air 30 cm, Desa Panggung dengam ketinggian air 10 cm, Desa Gunung Maddah dengan ketinggian air 30 cm, Jalan Imam Bonjol kel.Dalpenang dengamketinggian air 40 cm.

Dia berharap banjir yang akan terjadi kali ini segera surut, sebab wilayah perkotaan Sampang sudah dilakukan perbaikan drainase yang menggunakan box culvert.

“Kalau mengaca banjir sebelumnya, waktu surut akan memakan waktu selama 7-8 jam. Tapi, kami belum tahu pasti karena sekarang ada perbaikan drainase. Ya, kita lihat saja, mudah-mudahan lebih cepat surut dan semoga Daerah utara tidak hujan lagi juga tidak berbarengan dengan air laut pasang,” harapnya.

(Aj/red)