SURABAYA, Petajatim.id. Angin segar kini berhembus untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).  BUMDes, bisa berperan menjadi fasilitator bantuan pangan non tunai bagi masyarakat pedesaan. Bantuan tersebut akan memastikan masyarakat desa mendapatkan harga sembako yang terbaik.

Sebagaimana dilansir dari Jawa Pos edisi Rabu, 6 Desember 2017, Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) MaksYoltwu mengatakan, bantuan pangan tersebut bisa disalurkan melalui sistem teknologi informasi yang berbentuk aplikasi, dimana aplikasi itu dikembangkan oleh holding BUMDes, yaitu PT. Mitra BUMDes Nusantara.

“ Belanja non tunai itu secara tidak langsung mengurangi gejolak harga yang kerap terjadi di desa, terutama di daerah tertinggal. Kami juga menggandeng perbankan dalam hal ini,” Kata Maks.

Menurutnya, bantuan yang diberikan bisa berupa bahan bakar minyak, gas, beras serta program keluarga harapan.

Melalui sistem ini pula, tambah Maks, akan bisa menghindari adanya spekulan harga, karena masyarakat sudah mendapatkan akses untuk membeli sembako dengan harga terbaik.

( Sin/Jok )