SURABAYA, Petajatim.id. Dalam rangka mengantisipasi adanya money politik dalam Pilkada langsung di sejumlah daerah di Jawa Timur, Polda Jatim kirim data personel satgas money politik ke Mabes Polri.

“ Data personil sudah kita kirimkan ke Mabes Polri. Satgas ini terpusat di Mabes. Tugasnya adalah melakukan lidik ( penyelidikan ) dan melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) jika memang terjadi transaksi money politik,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, Jumat 12/1/2018, seperti dikutip Diskominfo Jatim.

Satgas, kata Kapolda, bukan berfokus pada penindakan, namun lebih kepada penyelidikan saja,

Ditegaskan Kapolda,  peran satgas hanya sebatas penyidikan saja. Selanjutnya, kasus akan diserahkan kepada Tim Gakkumdu ( Penegakan Hukum Terpadu ). Tim Gakkumdu inilah yang nantinya akan meneruskan prosesnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, Kombes Pol Agung Yudha n Wibhawa menambahkan  gakkumdu terdiri dari kepolisian, kejaksaan, dan Panwaslu. Untuk waktu penyelidikan, oleh satgas money politik dari temuan awal, hanya diberi batas waktu hingga tujuh hari, jika lebih dari tujuh hari, maka tidak bisa diproses.

Setelah ada OTT oleh Satgas, lalu tim gakkumdu hanya memiliki waktu 14 hari untuk melanjutkan proses penyidikan. Selanjutnya berkas penyidikan diproses oleh kejaksaan.

( Sam/Jok )