SAMPANG, Petajatim.id. Hingga saat ini cuaca ekstrem masih saja terjadi. Dampak dari cuaca tersebut, nelayan di Kabupaten Sampang memilih untuk tidak melaut.

“ Kami untuk sementara tidak melaut, karena cuaca sedang tidak bersahabat. Cuaca begitu mudah berubah, tiba-tiba angin angin kencang dan ombak besar,” kata Sofin, salah seorang nelayan yang tinggal di kawasan Pantura, Kamis, 07/11/2017.

Untuk mengisi waktu luang saat tidak melaut, Sofin dan teman teman nelayan lainnya, memilih memperbaiki jaring.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, Sofin kadang bekerja serabutan.

Tidak melautnya nelayan di Sampang, berpengaruh pada aktifitas jual beli ikan di sejumlah pasar tradisional. Sudah satu minggu ini tidak ada pedagang ikan yang melakukan aktifitas jual beli seperti biasanya, karena tidak ada tangkapan.

( Rus )