LANDAK, KALBAR – Petajatim.id Kembali Densus 88 menangkap dua orang terduga teroris yakni KT (45) dan anaknya JS (15) di kediamannya jalan Pangeran Cinata Desa Raja Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak Kalimantan Barat Sabtu (9/12/2017) sekitar pukul 20.30 Wib.

Kedua terduga teroris tersebut langsung diborgol dan dibawa ke Mapolres Landak untuk diinterogasi. Penangkapan tersebut diback up Polda Kalbar dan Polres Landak.

Saat dilakukan penggeledahan Densus 88, tim berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit CPU Komputer, satu unit HP Android dan satu unit Laptop. Kedua tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Polres Landak.

Usai penangkapan rumah terduga teroris itu langsung dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Kedua terduga teroris tersebut diketahui tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Landak. Penangkapan terduga teroris tersebut disaksikan langsung oleh Ketua RT dan Kadus setempat.

Keterangan yang berhasil dihimpun, KT merupakan PNS di Puskesmas Anjongan Kabupaten Mempawah Kalbar. Sehari-harinya keluarga itu membuka toko busana yang diberi nama Mutiara Collection.

“Yang bersangkutan memang tinggal di Desa Raja dan sudah lima tahun tinggal di Desa Raja. Mereka mengontrak rumah. Sedangkan KK dari keluarga yang bersangkutan masih beralamat di Anjongan Kabupaten Mempawah,” jelas Ketua RT 02 Gusti Mulyadi.

(Sartiman biro Kalbar)