Karangasem- petajatim.id. Gempa tremor mulai muncul di Gunung Agung Bali. Biasanya jika gempa tersebut muncul berulang-ulang, merupakan suatu pertanda bahwa gunung akan meletus. Meski demikian, masyarakat tidak perlu panik, dan tetap waspada, agar tidak melakukan aktifitas dalam bentuk apapun di sekitar Gunung Agung.

Terkait dengan munculnya gempa tremor berulang-ulang di Gunung Agung, Kepala Sub Bidang Mitigasi Pemantauan Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil menghimbau agar masyarakat tetap tenang.

“ Tremor terus menerus, biasanya menjadi penanda terakhir sebelum letusan terjadi,” kata Devy, Kamis, 12 Oktober 2017.

Menurutnya, tremor yang berlangsung terus menerus, biasanya berkaitan dengan penghancuran sumbat penutup kawah sebelum gunung meletus. Namun ia menegaskan, bahwa hal tersebut tak serta merta menjadi tanda pasti gunung akan meletus.

Diberitakan sebelumnya, Gunung Agung telah mengalami tiga kali gempa tremor non harmonic hingga petang tadi.

Menanggapi aktifitas Gunung Agung yang terus meningkat, Devi meminta masyarakat di sekitar Gunung tetap tenang, dan menjaga situasi kondusif, dan berhati hati mengabarkan aktifitas Gunung, agar tidak membuat resah dan panik yang berlebihan.

( Made/Jok )