Ngawi, petajatim.id. Ulah Bonandi (43), warga desa Nglopang, Kecamatan Parang, Kabupaten Ngawi, termasuk nekat. Laki-laki pengangguran ini tega menggendam Tinem, seorang nenek berusia 70 tahun, warga desa Paron, Ngawi, Jawa Timur.

Akibat ulahnya tersebut, Bonandi nyaris babak belur dihadiahi bogem mentah oleh warga setempat.

Peristiwa tersebut berawal saat Tinem hendak membeli cincin emas di salah satu toko emas di Paron seharga Rp 1.220.000, Sabtu, 11/11/2017.

Pelaku mendatangi korban dengan berpura pura mengaku sebagai sebagai karyawan toko emas tersebut, lalu kepada korban, pelaku meminta surat pembelian cincin beserta cincinnya. Alasannya, ada kesalahan saat pembelian cincin tersebut.

Korban yang sudah renta, dan polos hanya menuruti kata pelaku. Pelaku kemudian meminta korban untuk datang pukul 12.00 WIB, ke toko tersebut untuk mengambil cincin yang telah dibelinya.

Setelah surat beserta cincin emas berpindah tangan, pelaku langsung memasukkan ke dalam saku celananya.

Setelah beberapa saat, korban baru sadar telah ditipu, lalu berteriak sambil memegang pelaku. Warga yang mendengar teriakan tersebut, langsung menghajar pelaku hingga babak belur. Beruntung anggota Polsek Paron, segera datang ke lokasi, sehingga pelaku tidak menjadi bulan bulanan bogem mentah warga yang sudah tersulut emosinya.

( Hery/jok)