Surabaya, petajatim.id. Memperkuat kearifan lokal melalui penguatan budaya, bisa menjadi benteng untuk membendung dampak negatif arus budaya global.

Hal tersebut ditekankan Wakil Gubernur Jawa Timur, H. Saifullah Yusuf, usai membuka Duta Seni Pelajar se- Jawa Bali dan Lampung 2017, di Surabaya, Rabu Malam, 18 Oktober 2017.

Menurut Gus Ipul, penguatan budaya lokal menjadi tanggung jawab kita bersama, mengingat  pada dekade terakhir ini, arus budaya global semakin tidak terbendung.

“ Kita kaya akan budaya dan kearifan lokal, jika dikemas  secara kreatif pasti bisa mengimbangi budaya asing yang masuk  melalui media televisi dan internet,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul, sangat mendukung adanya event Duta Seni Pelajar se – Jawa Bali dan Lampung tahun 2017 ini.

Menurutnya, event Duta Seni Pelajar di Jawa Timur sangat tepat digelar sebagai wadah generasi muda menyalurkan bakat , wawasan, maupun kemampuan. Dengan mengenal seni budaya, diharapkan generasi muda lebih mencintai warisan budayanya.

“ Dengan mengenal budaya asli Indonesia, generasi muda Indonesia nantinya bisa menjadi pemimpin yang arif dan cinta tanah air,” ujar Gus Ipul.

Gus Ipul menekankan, pentingnya inovasi maupun kreatifitas dalam mengemas produk – produk budaya, agar bisa memberi warna tersendiri, sehingga digandrungi semua kalangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ( Kadisbudpar ) Provinsi Jawa Timur, Jarianto mengungkapkan, dalam Pagelaran Duta Seni Pelajar, akan dipentaskan beragam seni dan budaya perwakilan delapan propinsi, mulai tanggal 18 hingga 20 Oktober 2017.

Masing – masing daerah tersebut meliputi, Lampung, DKI, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jogjakarta dan Bali.

“ Event ini digelar untuk meningkatkan kecintaan, menambah wawasan dan pengetahuan keberagaman seni budaya serta menjalin keakraban, solidaritas dan persaudaraan antar generasi muda,” kata Jarianto.

Selain pentas seni, dalam event tahunan ini juga akan digelar sarasehan kebangsaan dengan pembicara Suko Widodo, dan Adrian Perkasa.

Kemudian untuk menambah wawasan pengetahuan, juga akan diadakan kunjungan ke Museum Mpu Tantular, Semburan Lumpur Lapindo, dan Pusat Industri Tas dan Koper Tanggulangan, Sidoarjo.

( Prie/Jok )