JAKARTA, Petajatim.id. Dalam menghadapi tahun politik, dimana akan digelar pemilihan kepala daerah di 127 wilayah di Indonesia, pada bulan Juni mendatang, Presiden Joko Widodo mengingatkan agar masyarakat tetap menjunjung tinggi kerukunan, memperkuat silaturahmi, meski ada perbedaan antara satu dengan lainnya.

Dengan tetap menjaga silaturahmi, kata Presiden, diharapkan pilkada serentak yang akan segera dilaksanakan, bisa berjalan sejuk, damai dan kondusif.

Penegasan tersebut disampaikan Presiden, dalam kesempatan kunjungan kerja di Lampung, menyerahkan 3.500 sertifikat untuk masyarakat, Minggu, 21 Januari 2018, seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet.

Untuk itu, Presiden berpesan kepada masyarakat Lampung untuk memilih pemimpin yang terbaik untuk menjadi pemimpin di Kabupaten maupun Provinsi.

“ Jangan sampai karena beda pilihan, kita menjadi tidak rukun antar tetangga, tidak rukun antar kampung,” kata Presiden.

Kepada seluruh calon Bupati, Wakil Bupati, Gubernur, Wakil Gubernur, Presiden mempersilakan untuk melakukan kampanya, namun diingatkannya harus tetap menjaga nilai-nilai kesantunan dan tidak saling menyakiti.

“ Jangan sampai saling menjelekkan, jangan saling mencemooh, jangan saling mencela. Silakan adu prestasi, adu rekam jejak, adu program, adu gagasan, adu rencana-rencana silakan, tetapi jangan sampai memakai isu-isu ras, agama, jangan sampai,” tutur Presiden.

Ditambahkan Presiden, dengan menjaga kerukunan antar tetangga, antar kampung, antar kabupaten, suasana akan lebih kondusif, adem, ayem, tentrem, sebagai modal dasar untuk membangun bangsa ini.

 

( Sam/Jok/Red )