ft. ilustrasi

 

SURABAYA, Untuk menghindari perilaku koruptif, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi pembekalan kepada 58 calon kepala daerah di Jawa Timur, di Gedung Grahadi, di Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Kamis, 12 April 2018.

Pembekalan tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan.

Dalam kesempatan itu, Basaria mewanti-wanti calon Kepala Daerah agar tidak melalukan praktek money politic, karena masyarakat yang diberi uang oleh calon kepala daerah belum tentu memilih.

“ Bapak, Ibu jangan mau dibodohi masyarakat, dia belum tentu memilih Bapak. Sudah cari uang  susah, syukur-syukur tidak ditangkap Pak Eko ( Ketua KPU Jatim Eko Sasmito ) atau KPK,” kata Basaria.

Basaria juga menekankan pentingnya penyelenggara Pilkada memberi edukasi kepada masyarakat agar tidak menerima uang atau hadiah dalam bentuk apapun dari calon kepala daerah maupun partai politik.

Dia juga meminta KPU untuk melakukan tindakan tegas dan melakukan penangkapan jika ada pemberian uang kepada masyarakat agar memilih pasangan calon kepala daerah atau partai politik.

“ Sekali sekali ditangkap Pak Eko. Kita harus dilakukan semua, termasuk polisi dan jaksa. Sebenarnya Gakkumdu mempunyai hak menindak tindak pidana korupsi,” tandasnya.

Hadir dalam pembekalan tersebut, pasangan cagub cawagub Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa – Emil Dardak, Syaifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno, dan sejumlah calon bupati dan wakil bupati.

( Sam/Jok )