Radik Cahyo P. Perawat Desa Codo Kecamatan Wajak

MALANG, PETAJATIM.ID, Untuk mengantisipasi wabah penyakit demam berdarah,khususnya di Desa Codo, Kecamatan Wajak,  Kabupaten  Malang, dilakukan berbagai langkah pencegahan, terutama dalam meusim penghujan saat ini.

Menurut Radit Cahyo, selaku perawat Puskesmas Desa Codo, bahwa  program Srenisasi ( pembrantasan dan pencegahan penyakit demam berdarah ), diyakini akan berhasil melalui pendekatan home care dan lintas sektor desa, sehingga warga masyarakat Codo bergotong royong untuk menampatkan daun seri yang dirajang.

Caranya, daun seri ditempatkan dalam wadah  berupa piring plastik yang di modifikasi seperti pesawat UFO dan daun rajangan tersebut di jemur di bawah sinar matahari selama 5 sampai 10 menit kemudian di taruh di setiap ruangan, sebagai pengganti obat nyamuk. Daun seri ini mampu bertahan kurang lebih 20 jam.

Cara alamiah ini merupakan suatu inovasi dibidang penanggulangan DBD, dan mendapat penghargaan Kecamatan Award di bidang kesehatan, dan sekarang menjadi ikon kecamatan Wajak dan Puskesmas Wajak .

Dikatakan Radit, dengan bekerja sama lintas sektoral baik dari desa dan kecamatan dan melalui progam home care dalam upaya pencegahan penyakit, diyakini kegiatan ini dapat berkembang ke arah yang lebih baik.

“ Untuk kegiatan ini Dinas Kesehatan Kabupaten Malang merespon positif. Apalagi ini demi masyarakat banyak, terutama masyarakat Desa Codo Kecamatan Wajak,” tutur Radit.

( Yopi, Biro Malang Raya )