TOLITOLI, Pembukaan Kejuaraan Daerah Road Race Ikatan Motor Indonesia Sulawesi Tengah Seri III di Kabupaten Tolitoli memperebutkan piala tetap ketua DPC PPP Kabupaten Tolitoli digelar di Taman Kota Gaukan Muhammad Bantilan, Jumat 6 April 2018.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Tolitoli, Anggota DPRD Kabupaten, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tolitoli,  Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Tolitoli, serta pengurus Ikatan Motor Indonesia Cabang Sulawesi Tengah.

Menurut ketua panitia penyelenggara, Mohammad Randi Saputra bahwa digelarnya Kejurda Road Race ini untuk mengembangkan minat dan bakat maupun hobi dalam bidang olah raga balap motor di kalangan masyarakat Kabupaten Tolitoli, khususnya generasi muda.

Kejurda yang bertempat di di Taman Kota Gaukan Mohammad Bantilan, Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, diikuti oleh racer-racer yang berasal dari dalam dan luar daerah Kabupaten Tolitoli seperti Kota Palu, Makassar, Gorontalo, juga menghadirkan Ladies Racer Nasional yang berasal dari Surabaya, Banten,  dan Bandung sebagai bintang tamu.

“ Maksud dan tujuan pelaksanaan kejuaraan daerah Road Race adalah mencari bibit potensial untuk dapat diorbitkan menjadi atlit cabang olahraga balap motor yang nantinya bisa mewakili Kabupaten Tolitoli berkompetisi di tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional,” kata Randi Saputra.

Wakil Bupati ToliToli H.Abdul Rahman.H.Budding yang juga Ketua DPW PPP Sulawesi Tengah mengatakan, bahwa kegiatan road race merupakan salah satu cabang olahraga otomotif yang banyak diminati di seluruh tanah air.

Selain itu, minat anak anak muda dibidang olah raga balap perlu disalurkan, selain untuk mengurangi balap liar sekaligus mencari bibit bibit muda berbakat.

“ Banyak memiliki hobi dan bakat di bidang road race sehingga perlu disalurkan dalam suatu kegiatan resmi seperti yang dilaksanakan ini,” terang Abd. Rahman H. Budding.

Wakil Bupati juga berharap kepada panitia dan seluruh racer-racer agar kegiatan tersebut dapat di manfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“ Berlomba dengan menjunjung tinggi sportivitas. Kalah dan menang bukan menjadi ukuran tetapi yang paling penting adalah terjalinnya semangat persatuan, kesatuan dan kebersamaan,” pungkasnya.

( Wahyu )