ft. istimewa

MALANG, PETAJATIM.ID, Pemerintah Kelurahan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, bersama Ketua RW, lakukan sosialisasi tentang pentingnya kesadaran membayar pajak.

Program baru yang kini mulai mulai giat digalakkan tersebut, mendapat sambutan positif masyarakat, maupun tokoh masyarakat lainnya.

Program yang digulirkan sebagai bentuk wujud syukur tingginya kesadaran masyarakat Kepanjen terhadap kewajiban pajak, dilaksanakan tasyakuran sederhana bertempat di aula Kelurahan Kepanjen, Senin 26 Februari 2018.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Lurah, Kasi, Staf dan semua Ketua RW di wilayah Kelurahan Kepanjen.

Menurut  Lurah Kepanjen Sugeng,  bawah acara  tasyakuran atau metri ini intinya  sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena setiap  kegiatan atau program di Kelurahan Kepanjen berjalan dengan lancar dan Animo masyarakat pun sangat luar biasa.

“ Kita melibatkan Ketua RW setempat, karena RW perannya sangat penting dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dengan adanya program Wajib Pajak, Ketua RW bisa sosialisasi ke masing – masing RT setempat,  yang nantinya bisa diteruskan ke warga,” tuturnya.

Sugeng berharap, ke depan permasalahan yang ada bisa terpecahkan, biar masyarakat tau dan mengerti PBB itu wajib di bayar.

“ Mengingat permasalahanya sangat  banyak, seperti SP ada objeknya ada, kadang kadang objeknya ada tapi udah di jual.  Untuk itu saya  menghimbau kepada warga dan masyarakat  Kepanjen , apabila dalam melakukan pengurusan surat menyurat harus di lampirkan lunas pajak,” himbaunya.

Sementara itu Ketua RW 2, H. Abdul Syukur menyambut baik program Kelurahan Kepanjen, karena baru pertama kali ini Pemerintah Kelurahan Kepanjen melibatkan 5 RW dan 58 RT yang ada di Kepanjen

“ Dengan adanya kegiatan semacam ini, kita secara tidak langsung akan membantu dan memperlancarkan jalanya Pemerintahan Kelurahan Kepanjen, dengan target hasil pajak 370 juta per tahun untuk Kelurahan Kepanjen bisa terpenuhi,” ujar Syukur.

( Yopi Biro Malang Raya )