ilustrasi

 

SAMPANG, Guna memfasilitasi para narapidana untuk menyalurkan hak pilihnya pada pemilihan umum kepala daerah Kabupaten Sampang Juni mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, akan menyiapkan tempat pemungutan suara di Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Sampang.

Komisioner KPU Kabupaten Sampang, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan SDM Miftahur Rozaq mengemukakan hal tersebut kepada wartawan di Kantor KPU Sampang, Kamis 13 April 2018.

Disampaikan Miftahur Rozaq,  semua narapidana tersebut sudah masuk dalam daftar pemilih sementara (DPS) yang nantinya setelah dilakukan perbaikan akan diteruskan menjadi daftar pemilih tetap.

“ Hal itu dilakukan agar para narapidana dan tahanan di rutan tidak kehilangan hak pilihnya pada pilbup Sampang dan pilgub Jatim nantinya,” ujar Gus Mim, sapaan akrab Miftahur Rozaq.

Ditambahkannya, saat ini pihaknya secara berkala melakukan pemutakhiran dan perbaikan data pemilih, termasuk kelompok pemilih narapidana, agar terakomodasi hak-hak politiknya.

“ Pendataan ulang atau perbaikan data perlu dilakukan, karena jumlah penghuni lapas selalu berubah, sehingga harus dilakukan perbaikan sebelum akhirnya pemilih ditetapkan mendatang,” tambahnya.

Menurut data, jumlah pemilih di Rutan Kelas II B Kabupaten Sampang untuk Pemilukada 2018 ini, mencapai 296 orang. Data tersebut berdasarkan hasil pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan KPU Sampang beberapa waktu lalu.

Dari 296 pemilih itu, terdiri dari narapidana, tahanan dan pegawai yang ada di Rutan, dengan rincian jumlah tanahan sebanyak 250 orang, 56 orang diantaranya ber KTP di luar Sampang, serta  pegawai sebanyak 46 orang.

( Sam/Jok )