SURABAYA – Petajatim.id.  Dunia kewirausahaan memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangunan perekonomian di Indonesia. Hal tersebut perlu didukung sumber daya manusia yang unggul, visioner dan berdaya saing global.

Berdasarkan hal tersebut, kalangan perguruan tinggi, dituntut untuk terus menggiatkan sekaligus menggelorakan jiwa entrepreneur di kalalangan mahasiswanya.

Prof. Achmad Jazidie, rektor Universitas Nahdatul Ulama Surabaya ( Unusa ) mengemukakan, bahwa kondisi antara demand  berbanding terbalik dengan supplay tenaga kerja.

Dikatakannya, penawaran tenaga kerja sangat tinggi, sedangkan permintaannya relatif rendah.

“ Tercatat pada tahun 2018 ini, pengangguran di Indonesia masih pada angka 7,01 juta orang, yang artinya, bahwa jumlah penyedia lapangan pekerjaan di Indonesia masih belum bisa memenuhi kebutuhan tenaga kerja . Melalui jiwa kewirausahaan, unit-unit usaha baru perlu dibangun agar mampu menampung kelebihan tenaga kerja,” ungkap Achmad Jazidie di Surabaya, Minggu, 14 Januari 2018.

Untuk mensikapi hal itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nahdatul Ulama terus menggiatkan kewirausahaan, dengan mengadakan Entrepreneur Plus Festival 2018.

“ Saat ini gema kewirausahaan sudah merambah ke semua pendidikan. Hampir seluruh jenjang pendidikan di Indonesia, telah mengaplikasikan kurikulum untuk siswa siswinya,” tandasnya.

Lebih jauh Prof. Achmad Jazidie mengungkapkan, mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa tidak hanya dituntut untuk pintas dalam  ilmu pengetahuan saja, tetapi harus peka terhadap perubahan lingkungan sosial dan global, sekaligus memiliki jiwa kepemimpinan yang penuh tanggung jawab dan pintar dalam memanfaatkan keadaan serta jiwa kewirausahaan.

( Sam / Jok )