SAMPANG, Petajatim.id, Kematian Ainul Rohman 35 warga Dusun Morong Desa Rongdelem, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang Madura, Jawa Timur menyisakan permasalahan dan duka mendalam bagi keluarga korban.

Walaupun jenazahnya sudah di makamkan pada Minggu (7/1) kemarin, kasusnya akan terus berlanjut.

Ainul Roham diketahui meninggal dunia pasca di tangkap Satresnarkoba Polres Sampang .

Saat ini pihak keluarga maupun Polres Sampang saling menunggu hasil otopsi dari RS Bhayangkara untuk memastikan penyebab meninggalnya Ainur Rohman.

Menurut Kuasa Hukum keluarga korban, Arman Saputra pihak keluarga melihat ada tanda yang menunjukkan memar di bagian kepala.

“Secara fisik keluarga melihat ada tanda berupa memar di bagian kepala, biasanya hasil visum itu bisa di ketahui 1 minggu pasca di otopsi,” ujar Arman Saputra, Senin, 8 Januari 2018.

Sementara itu,  Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar menegaskan, pihaknya masih menunggu hasil otopsi sebagai pertimbangan untuk mengungkap penyebab kematian Ainur Rohman.

Sebelumnya Ainur Rohman ditangkap Satresnarkoba,  Jumat 5/1, sekitar pukul 08.00 di sekitar rumahnya karena di duga terlibat kasus narkoba.

Pasca di tangkap keluarga Ainur Rohman mendapat kabar dari Kepala Desa setempat bahwa Ainur Rohman meninggal dunia.

Ingin mengetahui dan mendapat kejelasan secara langsung, orang tua korban mendatangi Mapolres Sampang. Kedatangan orang tua korban sia sia karena selain tidak menemukan Ainur Rohman juga tidak mendapat kejelasan yang konkrit terkait kematiannya.

Dengan perasaan kecewa ia pulang. Dan pada jumat 5/1 sekitar.pukul 18.30 keluarga korban dan kerabat bersama pengacara mendatangi Mapolres Sampang.

Lagi lagi keluarga korban belum mengetahui nasib korban bahkan sempat terjadi perdebatan antara kuasa hukum dengan petugas di Mapolres Sampang.

Akhirnya, Sabtu 6/1 dengan di dampingi kuasa hukum, keluarga korban melapor ke Propam Polda dan mendatangi RS Bhayangkara Surabaya.

Usai di otopsi jenazah korban di pulangkan malam itu juga, Sabtu 6/1 sekitar pukul 23.30 ke rumah duka, dan selanjutnya langsung dimakamkan.