ft. Hidayatullah.com

 

JAKARTA, Puisi kontroversial Sukmawati Soekarno Putri ‘Ibu Indonesia’ terus menuai protes umat Islam, dan menuntut agar Sukmawati diproses secara hukum karena dinilai telah menistakan agama Islam.

Majelis Ulama Indonesia (MUI), tidak menghalangi masyarakat, khususnya umat Islam yang ingin menuntut Sukmawati secara hukum.

Melansir dari Republika.co.id, Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Pusat , KH. Cholil Nafis mengatakan, MUI saat ini belum mengeluarkan keputusan apapun terkait status hukum Sukmawati.

Dikatakan KH. Cholil, Ketua Umum MUI Pusat KH. Ma’ruf Amin hanya berharap masyarakat menghentikan tuntutan hukumnya, karena ulama lebih suka menuntut daripada menuntut. Meski demikian, MUI tidak akan menghalangi masyarakat yang ingin melakukan tuntutan terhadap putri Bung Karno tersebut.

“ Harapan agar tidak menuntut itu ya sekedar harapan tak berarti menghalangi hak dan keinginan masyarakat yang hendak menuntutnya,” kata KH. Cholil, Minggu (8/4) dikutip dari Republika.co.id.

Ditegaskan KH. Cholil, untuk mengeluarkan sebuah keputusan MUI memerlukan kajian yang mendalam.

Selaku Ketua Umum MUI KH. Makruf menerima permintaan maaf Sukmawati, tetapi saat Sukmawati minta dituntun, ulama akan siap menuntun dan berharap menghentikan tuntutan hukum.

( Sam/Jok )