ft. istimewa

SURABAYA, PETAJATIM.ID, Mulai Senin 5 Maret 2018, Polri menggelar operasi Keselamatan 2018 di seluruh wilayah Indonesia.

Operasi keselamatan ini digelar selama 21 hari, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mentaati peraturan lalu lintas untuk keselamatan dirinya maupun orang lain.

Untuk menciptakan kota Surabaya yang tertib dan lancar dalam berkendaraan saat bepergian, semua pengendara harus memenuhi ketentuan sebagaimana digariskan dalam regulasi lalu lintas.

ilustrasi

Dalam rangka mensukseskan Operasi Keselamatan 2018, Dirlantas Polda Jatim serta Satlantas Polrestabes Surabaya menggelar oprasi keselamatan di traffic light Jalan Darmo Surabaya.

Dari traffic light di jalan yang selalu pada tersebut,  saat lampu merah pengendara harus berhenti, lima polwan cantik berdiri di tengah sambil membawa papan himbauan bertulis “ Ojo Nyetel Lagu Banter Pas Nyetir “, sebagai pengingat bagi pengendara agar mentaatinya, sehingga operasi keselamatan berlalu lintas bisa berjalan sukses dan memberi banyak manfaat.

“ Dengan kegiatan ini kita mengingatkan pada masyarakat pengguna jalan untuk lebih berhati hati, lebih tertib dan lebih disiplin dalam berlalu lintas,” kata Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol. Heri Wahono, kepada wartawan, Senin (5/03/18) kemarin.

Ditambahkan Heri, melalui operasi keselamatan 2018 ini, pihaknya mengingatkan masyarakat pengguna jalan agar disiplin dan tertib dalam berlalu lintas untuk keselamatan bersama.

( Sam/Jok )