Surabaya, Petajatim.id.  Pelaku  industri Jawa Timur, harus memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kinerjanya.

Dalam bisnis di era teknologi digital, tidak sekedar mencari informasi dan chatting saja, namun pemanfaatannya bisa digunakan untuk mendongkrak kinerja sektor industri.

Konsep ekonomi digital diyakini akan mampu mendorong peningkatan kinerja di sektor industri. Selain itu, ekonomi digital merupakan bagian dari proses informasi ekonomi, mulai dari proses produksi, pembiayaan, maupun proses pasar atau biasa disebut segitiga ekonomi digital.

Gubernur Jawa Timur, H. Soekarwo mengatakan hal itu saat menghadiri Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2018, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Surabaya, Selasa 30 Januari 2018.

Menurut Pakdhe Karwo, sapaan akrabnya, produksi segitiga pembiayaan pasar ini, kesemuanya dilakukan secara digital.

Ilustrasi

Pakdhe mencontohkan, ketika ada suatu daerah atau perusahaan membutuhkan bahan baku untuk industri, maka bisa mengambil dari daerah dan tidak perlu melakukan impor. Ekonomi digital ini, tidak hanya mengurusi trading penjualan dagang, tetapi juga bisa dikaitkan dukungan terhadap proses sektor produksi.

Kalau ekonomi digital hanya melakukan trading atau dagang saja, kata Pakdhe Karwo, Indonesia hanya akan menjadi pasar barang-barang produksi luar negeri.

“ Kalau hal ini dilakukan, maka Indonesia, khususnya Jawa Timur hanya menjadi trader pasar yang menjual produk-produk dari luar negeri saja. Ini yang harus diwaspadai,” jelasnya.

Tidak bisa dipungkiri, bahwa dalam memasuki era digital seperti sekarang ini, serbuan produk-produk luar negeri sangat gencar.

“ Konsep ekonomi digital Jawa Timur, harus bisa masuk semua proses ekonomi, mulai proses produksi, pembiayaan dan proses pasar. Dalam sebuah aplikasi tersebut, harus dapat dilihat berbagai macam material mulai produksi barang dari berbagai daerah di Indonesia, data real time mengenai potensi dan kebutuhan masing-masing daerah, bersumber dari web masing-masing provinsi,” ujarnya.

Dijelaskan Pakdhe Karwo, saat ini Pemprov Jawa Timur telah menerapkan ekonomi digital di industri terhadap bahan baku/raw material yang dinamakan Sistem Informasi Perdagangan Bahan Baku (SIPAP) .

Tujuan dibuatnya aplikasi ini, agar ekonomi digital mendorong sistem perdagangan yang mempercepat substitusi impor, sehingga kemandirian industri dalam negeri bisa terwujud.

 

( Red )