Ilustrasi ( Jawa Pos )

 

PETAJATIM, Dalam rangka pembangunan jalan tol Pasuruan- Probolinggo Sesi 4, Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menggelontorkan anggaran untuk pembebasan lahan sebesar Rp 400 miliar.

Hal tersebut disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Pasuruan – Probolinggo Kementrian PUPR, Agus Winarno.

Dikatakan Winarno, bahwa dana sebesar Rp  400 Miliar tersebut digunakan untuk membebaskan luas lahan 131 hektar. Luas lahan  tersebut akan dilintasi jalur pembangunan tol sesi 4 melintasi 18 desa di 6 kecamatan, mulai Kecamatan Leces, Tegalsiwalan, Dringu, Banyuanyar, Gending dan Maron.

“Tahap ini kami sudah menyamakan persepsi pejabat pemerintah daerah baik dari jajaran pemkab, kecamatan, desa dan jajaran kepolisian dan TNI,” katanya.

Agus Winarno menjelaskan, setelah anggaran turun pihaknya akan melakukan pemasangan patok kuning di lokasi lahan yang akan dilintasi pembanguan tol sesi 4 Leces-Gending.

“Setelah itu, baru kita akan melakukan konsultasi publik terhadap pemilik lahan tersebut,” tegasnya.

Dia mengaku lahan yang akan dilintasi pembangun tol sesi 4 Leces-Gending 99 persen berupa lahan sawah dan 1 pemukiman warga.

“Untuk lahan tanah desa berapa luasannya masih belum diketahui. Tunggu dari pendataan lahan,”ujarnya.

Dipilihnya mayoritas sawah sebagian jalur pembanguan tol sesi 4 Leces-Gending tersebut, pihaknya mengaku menghindari konflik di masyarakat. “Biar tidak ada kendala seperti sebelum sebelumnya,” ungkap Agus Winarno.

Sumber : Diskominfo Jawa Timur

(Pca/p/D)