Sampang, Petajatim.id, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang Madura Jawa Timur semakin serius menangani permasalahan banjir, dengan  melakukan normalisasi sungai Kemuning dan pemasangan mesin pompa di titik tertentu. Selain itu   pembangunan sodetan juga terus di genjot.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR),  kepada Petajatim.id, Zaiful Muqoddas kamis 4/1/2018.

Menurut Zaiful Muqoddas,  pihaknya bertekad akan melakukan pembangunan floadway atau sodetan, dan akan di realisasikan tahun anggaran 2018 ini.

” Masterplan sudah ada dan tahapan berikutnya upaya pembebasan tanah,” ujar Zaiful Muqoddas.

Ia mengungkapkan, pembangunan sodetan akan dibiayai melalui anggaran APBD (DAU), untuk tahun ini, namun DPRD hanya menyetujui kurang dari separuh anggaran yang di usulkan.

Terkait pembebasan lahan, Zaiful Muqoddas meminta agar tidak menyebutkan nominal untuk menghindari perubahan harga yang sudah disepakati awal dengan masyarakat pemilik lahan yang akan di bebaskan.

Dari anggaran yang di ajukan, selain untuk pembebasan lahan atau pengadaan tanah, juga untuk pembuatan peta bidang dan laporan harga tanah oleh Konsultan Apraisal/KJPP

Ditambahkan, pembangunan sodetan itu membutuhkan lahan dengan panjang tujuh kilometer dan lebar tujuh puluh meter, sehingga dari lahan yang di butuhkan sedikitnya ada 237 lahan milik warga berupa rumah dan tambak.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Konsultan Jasa Penilai Publik (KJPP) maupun BPPN Sampang sehingga tahapan pembebasan lahan berjalan maksimal dan tidak ada permasalahan.

(Aj/red)