SAMPANG, Pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) Kabupaten Sampang tahap pertama tahun 2018, terancam molor. Pasalnya, hingga saat ini mayoritas desa yang ada di Kabupaten Sampang, belum mengajukan pencairan Anggaran Dana Desa.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Bidang Bina Pemerintah Desa – DPMD Kabupaten Sampang, Suhanto, sebagiamana dikutip Kabar Madura, Kamis (22/03/18).

Dikatakan Suhanto, proses pencairan ADD dilakukan secara bertahap selama empat kali dalam satu tahun. Untuk tahap pertama bulan Maret, tahap kedua bulan Juni, tahap ketiga bulan September dan tahap terakhir bulan Desember.

Tahapan-tahapan pencairan tersebut,  sudah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 6 Tahun 2017, tentang tahapan pencairan ADD.

“ Saat ini sudah memasuki tahapan pertama, mestinya ADD sudah dicairkan. Namun hingga saat ini, mayoritas desa belum mengajukan pencairan, sehingga pencairan akan mengalami keterlambatan,” ujarnya.

Ditambahkan Suhanto, ADD bisa dicairkan manakala semua pemerintah desa sudah mengajukan pencairan dengan melengkapi sejumlah persyaratan melalui aplikasi Sistem Keuangan Dana Desa (Siskeudes).

Menurut catatan, saat ini baru satu desa di Sampang yang sudah mengajukan pencairan. Namun DPMD Kabupaten Sampang belum bisa melakukan pencairan, karena menurut ketentuan pencairan baru bisa dilakukan apabila semua desa mengajukan proses pencairan.

Agar proses pencairan bisa dilakukan, Suhanto meminta para pemerintah desa bisa melengkapi semua persyaratan pencairan ADD. Bila tidak segera dilakukan pencairan, yang dirugikan adalah pihak desa, dimana proses pembayaran honor aparat desa juga akan molor.

( Red/Jok )