SURABAYA, Petajatim.id. Penerimaan sektor pajak Provinsi Jawa Timur mengalami peningkatan sebesar 19,11 persen sepanjang tahun 2017, atau senilai Rp 37,038 triliun dari tahun sebelumnya yang hanya memperoleh Rp 30,578 triliun.

Hal tersebut dikemukakan Plh. Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat, Kanwil Ditjen Pajak (DJP) Jawa Timur I, Ardhie Permadi kepada wartawan, di Surabaya, Kamis 4 Januari 2018.

Dikatakan Ardhie, bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi, dimana pada tahun 2017, pertumbuhan ekonomi Indonesia, mencatat pertumbuhan sebesar 5,05 persen. Dengan angka tersebut, berpengaruh secara signifikan terhadap perolehan pajak di Jatim.

“ Pajak merupakan efek dari aktifitas ekonomi. Kalau aktiitas ekonomi stabil, perolehan pajak ya segitu gitu saja,” ungkapnya.

Selain itu, peran wajib pajak juga besar, dimana terlihat kepatuhan wajib pajak juga meningkat.

Berdasar data, capaian 2017 sekitar Rp 500 miliar, diantaranya merupakan perolehan dari tax amnesty.

( Sam/red )