SUMENEP, Petajatim.id. Sumenep terus berbenah. Untuk mengoptimalkan potensi wisata yang ada di Pulau Garam ini, dalam waktu dekat akan dibuka jalur penerbangan menuju kepulauan.

Kepastian tersebut, disampaikan pengelola Bandara Kelas III- Trunojoyo. Menurut rencana, penerbangan perdana akan dimulai akhir bulan Januari atau awal Februari 2018 ini.

Penerbangan dari Sumenep ke Pulau Pagerungan, akan  menggunakan pesawat perintis, yang akan diterbangkan dari landasan terbang milik Kangean Energy Indonesia (KEI), yang berada di Pulau Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken.

Dengan beroperasinya penerbangan Sumenep – Pagerungan, nantinya warga kepulauan tidak hanya mengandalkan trasportasi laut saja, namun bisa ditempuh melalui udara.

Dilansir dari Jawa Pos Radar Madura, Jumat, 19 Januari 2018, Bandara Trunojoyo juga merencanakan akan membuka jalur penerbangan Sumenep – Bawean.

Pembukaan jalur penerbangan baru tersebut dilakukan setelah adanya berbagai pertimbangan perlu adanya armada udara untuk melayani masyarakat kepulauan.

Menurut Kepala Unit Penyelenggara Bandara kelas III Trunojoyo, Wahyu Siswoyo, rencana tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam kerjasama dengan KEI yang memberi fasilitas lapangan terbang.

“ Kami akan segera membukanya sesuai rencana. Lokasi penerbangan kami menggunakan lapangan terbang perusahaan migas KEI,” tutur Wahyu, dikutip dari Radar Madura.

Ditambahkannya, proses lelang operator sudah dilakukan dan pemenangnya sudah ditetapkan, tinggal proses penandangatangan kerjasama kontrak. Jika semua persyaratan selesai, penerbangan akan dimulai beroperasi.

Untuk mengetahui kesiapan akhir, Wahyu mengatakan pihaknya akan meninjau kembali bandara milik KEI di Pagerungan Besar, dan akan melibatkan pihak bandara, pemkab, dan pihak operator penerbangan selaku pemenang tender.

( Rus – Jok )