SUMENEP, Petajatim.id. Jajaran Polres Sumenep membekuk dua pengedar sabu asal Kabupaten Sampang, Selasa, (16/1/2018).

Dua pengedar sabu masing-masing bernama Jurianto (41) dan Muhari (40), warga Desa Sokobanah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, ditangkap polisi di Jalan Yos Sudarso, Desa Pabian, Sumenep.

“ Mereka ditangkap di kawasan Simpang Tiga, Jalan Yos Sudarso, Desa Pabian Sumenep. Para tersangka ini dari pelabuhan Kalianget akan kembali ke Sampang,” kata Kasubag Polres Sumenep, AKP Abdul Mukit.

Dikatakan Abdul Mukit dalam rilisnya, bahwa penangkapan terhadap kedua tersangka tersebut berdasarkan informasi masyarakat, dimana saat itu para tersangka tengah berada di kawasan Talango untuk melakukan transaksi narkoba. Namun transaksi itu gagal, sehingga sabu dibawa kembali.

“ Saat kembali dari Talango, melewati pelabuhan Kalianget, kemudian sesampai di simpang tiga Yos Sudarso itulah mereka kami bekuk. Kedua tersangka mengendarai mobil Avansa putih no pol M. 1677 NB,” ungkap Abdul Mukit.

Ketika dilakukan penggeledahan, di dalam mobil ditemukan satu paket sabu dalam jaket yang dibawa tersangka Muhari. Namun jaket tersebut dikatakan milik tersangka Jurianto.

“ Tetapi untuk satu kantong plastik klip kecil sabu yang berada dalam jaket itu, tidak ada yang mau mengakui sebagai miliknya. Karena itu sabu seberat 3,42 gram kami amankan berikut kedua tersangka untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” terangnya.

Tak hanya itu, di dalam mobil Avansa polisi juga menemukan senjata tajam dua buah clurit, dan diakui sebagai milik kedua tersangka.

Atas perbuatannya tersebut, kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) subsider pasal 132 ayat (1) Undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 3 ayat (1) undang undang darurat no 12 tahun 1951.

( Sam/red )