BANGKALAN, PETAJATIM.ID, Polisi berhasil mengembangkan kasus tertangkapnya empat orang tersangka pembunuh sopir taksi online, yaitu ZA (33), FP (23), RD alias Uuk (44), dan seorang perempuan bernama DA (23).

Dari pengembangan kasus tersebut, dan setelah dilakukan pengintaian, polisi berhasil menangkap satu pelaku lagi,  yaitu SW (32) warga Dusun Buluk Agung Nalos, Desa Buluk Agung, Kecamatan Klampis, berhasil diamankan.

Tersangka SW, yang berperan sebagai penadah, ikut terlibat dalam peristiwa pembunuhan terhadap Ali Guforn ( 23 ) sopir taksi online Uber, pada Sabtu, 25 November 2017 lalu.

Menurut pengakuan keempat tersangka, mobil hasil rampasan tersebut diserahkan kepada SW, kemudian digadaikan kepada salah seorang warga di Kecamatan Tanjungbumi senilai Rp 5 juta. Dan oleh SW, uang tersebut dipakai untuk membeli narkoba jenis sabu dan membayar hutang.

Kepada penyidik, SW mengungkapkan penyesalannya.

“ Saya menyesal telah terlibat dalam kasus menggadaikan mobil yang ternyata adalah barang hasil kejahatan disertai pembunuhan terhadap sopirnya,” ujarnya.

Kapolres Bangkalan, AKBP Anissulah M. Ridha, melalui Wakapolres Kompol Imam Pauji, mengatakan bahwa tersangka dan barang bukti sudah dalam proses penyidikan, dan dikenakan pasal 480 ke 1, dan ke 2 KUHP, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

( Sam/Jok )