Surabaya, Petajatim.id. Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya aparatur sipil negara melakukan berbagai inovasi terkait layanan publik.

Penekanan tersebut disampaikannya dalam sambutan pada peringatan hari ulang tahun KORPRI ke 46, yang dibacakan Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo, di halaman Gedung Grahadi Surabaya, Kamis, 30/11/2017.

“ Jangan pernah berhenti berinovasi, memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel,” kata Presiden.

Pada era persaingan terbuka saat ini, lanjutnya, banyak tantangan yang harus dihadapi. Inovasi dan perkembangan teknologi global tidak hanya membawa kemudahan pada kehidupan sehari hari, namun juga mampu mengubah lanskap ekonomi, kehidupan sosial politik, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.

“ Korpri harus benar-benar memahami peta kompetisi ke depan yang penuh ketidak pastian, tidak ada pilihan lain kecuali menuntaskan program pembangunan nasional  melalui inovasi yang berlandaskan pada moralitas publik yang berdasar Pancasila. Setiap anggota Korpri harus terus memperbaiki diri, tinggalkan cara cara rutin dan perkuat semangat debirokratisasi,” tandasnya.

Sebagai sebuah korps profesi, kata Presiden, Korpri mempunyai tuntutan untuk dapat memperkuat solidaritas anggotanya, mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusia agar menjadi aparatur yang profesional.

Presiden juga menegaskan Korpri harus mampu menjaga netralitas organisasi dan menempatkan pelayanan untuk kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi, golongan maupun organisasi.

“ Akhirnya saya ucapkan Selamat Ulang Tahun Korpri yang ke 46, Selamat menunaikan tugas dan kewajiban bagi seluruh anggota Korpri. Junjung tinggi Panca Prasetya Korpri,” tutupnya.

( Rin/Jok )