LANDAK KALBAR, Hasil mediasi antara pihak perusahaan sawit PT.Pratama Prosentindo dengan petani penyerah lahan di Desa Penyaho Dangku Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak Kalbar diuala Dinas Perkebunan Rabu (28/3) berjalan aman.

Mediasi terkait pemagaran jalan Devisi 4 kebun inti dan permintaan koperasi melancar sejahtera tentang perhitungan realisasi pembayaran hasil murni tahap 1 dan tahap 2 konversi tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan.

Yang pertama, Petani dapat menerima penjelasan dari pihak perusahaan terkait beban biaya pengeluaran kebun plasma koperasi melancar sejahtera terhitung bulan Januari 2012 sampai bulan pebruari 2018.

Sedangkan yang kedua, Perlu dilakukan perivinasi segera dilapangan pada areal plasma koperasi melancar sejahtera oleh team bersama antara pihak perusahaan, koperasi dan pemerintah.

Verifikasi lapangan untuk dapat mengetahui secara langsung kondisi fisik kebun sehingga dapat diambil langkah cepat dalam melakukan pembersihan kebun plasma.

Perusahaan bersama koperasi melancar sejahtera akan membuat pernyataan dalam menyelesaikan semua permasalah kebersihan kebun plasma selambat lambatnya enam bulan.

Jika perusahaan tidak dapat menyelesaikan selama Enam bulan kebersihan kebun plasma, pemerintah Kabupaten Landak khususnya Dinas Perkebunan akan memberi sanksi pada perusahan.

Dalam mediasi tersebut hadir pihak perusahaan PT. PP diwakili oleh Dedy Hadiana, Marselus. Dari dinas perkebunan, Aswanto, Frans Kosmas, Siswandi, Kapolsek Ngabang, kompol I.B. GDE. Sinung, Danramil Ngabang, Kapten Inf. Karyadi  Disprindagkop Landak, Yohanes Ngalai, Ketua koperasi melancar sejahtera, Rustino dan DAD Kecamatan Ngabang, Saidina serta masyarakat petani  Penyaho Dangku.

 

(Biro Kalbar)