Sampang, petajatim.id. Banyak cara bisa dilakukan untuk memotivasi orang lain melakukan perubahan. Perubahan yang bisa membawa dampak kehidupan yang baik dan bermartabat.

Pusilan, S.Pd, Kepala Desa, Bringin, Tambelangan, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, melakukan berbagai upaya, untuk meningkatkan kesejahteraan warganya. Salah satu yang dilakukannya adalah usaha ternak ayam.

Usaha ternak ayam binaan Kades Pusilan, berlokasi di desa Bringin, Kecamatan Tambelangan. Ada yang menarik dari usaha ternak ayam ini. Meskipun berlokasi di tengah pemukiman penduduk, namun tidak menimbulkan bau menyengat, maupun dampak lain yangmengganggu lingkungan.

Di tengah kesibukannya sebagai Kepala Desa, sesekali Pusilan menyempatkan diri, melakukan kontrol terhadap usaha ternak ayam binaanya tersebut.

“ Usaha ternak ayam ini, merupakan usaha yang diharapkan mampu memotivasi warga lain, untuk berubah. Berubah menjadi pengusaha, meski masih dalam skala kecil, tapi bisa memberi dampak kehidupan yang baik bagi orang lain maupun dirinya sendiri,” kata Pusilan kepada petajatim.id, Sabtu, 14 Oktober 2017, di lokasi ternak ayam desa Bringin, Tambelangan.

Menurut Pusilan, usaha ternak ayam ini dikelola secara benar dan profesional, baik tata cara pengelolaannya, dari merawat hingga pengelolaan limbah, sampai pada pemasarannya.

“ Ternak ayam yang kita kelola ini, berbeda dengan usaha ternak ayam pada umumnya. Faktor kebersihan benar-benar kita jaga, termasuk asupan gisi terhadap ayam itu sendiri. Beternak ayam tidak hanya sekedar merawat dan memberi makan ayam saja, namun kita harus mengerti bahasa ayam, artinya ayam-ayam tetap diperlakukan dengan kasih sayang. Jika ayam-ayam tersebut tidak stress, hasilnya pun juga akan optimal, telur yang dihasilkan juga bagus,” ujarnya.

Kiat lain, agar ayam – ayam tersebut tidak strees, menurut Klebun Pusilan, dalam kandang diputar musik klasik maupun musik instrumental.

Pusilan menambahkan, melalui usaha ternak ayam yang saat ini dirintis, berkaitan erat dengan orang lain.

Pakan ayam, lebih banyak dari jagung. Warga menanam jagung, lalu dijual kepada peternak dengan harga yang bagus. Fungsi kebersamaan terhadap sesama warga terbina dari usaha ini.

“ Membuat suatu usaha harus bisa melibatkan orang lain. Itulah fungsi kebersamaan sehingga usaha menjadi lebih berkah dan saling memberi manfaat. Kita mengambil bahan pokok untuk pakan ayam ini dari jagung yang ditanam warga sekitar. Dibeli dengan harga yang bagus. Warga diuntungkan, usaha peternakanpun demikian. Ada saling keterkaitan,” terangnya.

Usaha ternak ayam petelur ini, dikelola oleh warga setempat, dengan jumlah karyawan 5 orang. Untuk pemasarannya, sudah ada pembeli ataupun pedagang telur yang datang setiap harinya.

Selain usaha ternak ayam petelur, ada sisi lain yang jadi peluang bisnis, yaitu pembuatan pakan ayam. Dengan bahan baku jagung, maupun bahan bahan alami lainnya, kelompok usaha ini meramu makanan ayam, dan dipasarkan ke berbagai daerah di luar Sampang, seperti Bangkalan maupun Pamekasan.

Berikut video wawancara redaksi PetaJatim dengan Kepala Desa Bringin.

“ Ke depan kami akan berupaya mengembangkan usaha ini, atau usaha-usaha lainnya. Kami rencanakan nantinya, menjadi cikal bakal BUM-Des. Badan Usaha Desa nanti bisa mengelola usaha ternak ayam. Selain membuka peluang kesempatan kerja kepada warga, sekaligus bisa memberi pemasukan pendapatan bagi desa,” pungkasnya.

( Retno/Joko )