BANGKALAN, Petajatim.id. Keberadaan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Bangkalan, belum seluruhnya terakreditasi. Pasalnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan, belum sepenuhnya mengangkat kompetensi Puskesmas untuk mendapatkan legalitas dari sisi pelayanan yang bagus.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan, Muzaki, dari 22 puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Bangkalan, baru 7 puskesmas yang terakreditasi, yaitu Puskesmas Arosbaya, Blega, Klampis, Bangkalan, Kamal, Tenah Merah dan Banjar.

Dikatakannya, bahwa untuk tahun 2017 ini, pihaknya sedang mempersiapkan 7 Puskesmas lain untuk menjalani proses akreditasi.

“ Tapi yang jelas, untuk keperluan ini sudah disetujui oleh legislatif. Tahun ini saya sengaja menganggarkan 7 puskesmas, diantaranya Puskesmas Kwanyar, Geger, Tanjung Bumi, Sepulu, Socah, Tongguh dan Burneh,” paparnya.

Marzuki mengungkapkan, bahwa akreditasi ini sangat penting artinya, untuk mencapai indikator pelayanan kesehatan terhadap masyarakat yang terbaik.

Dengan demikian, lanjut Marzuki, pihaknya akan mengetahui apa keinginan masyarakat sesuai dengan perkembangan yang ada. Dan hal tersebut menurutnya, sesuai dengan amanah undang – undang.

Sementara untuk sisa 8 puskesmas lain yang belum masuk dalam program akreditasi, karena  berbagai faktor, diantaranya  ada beberapa puskesmas yang masih dalam taraf perbaikan atau renovasi gedung maupun kelengkapan penunjang lainnya.

( Sin/Jok )