Dalam menjalani hidup ini, kita sering dihadapkan pada berbagai pengalaman. Pengalaman menyenangkan, tidak menyenangkan, bahkan yang menyakitkan. Namun dibalik pengalaman, ujian maupun tantangan   tersebut, Alloh telah memberi kesempatan kepada kita untuk mengetahui salah satu rahasia kebesaran-NYA, yang bernama bijak dan sabar.

Apa jadinya jika hidup tanpa hambatan maupun tantangan. Tentu akan melumpuhkan kita, dan kita tidak akan sekuat yang semestinya kita mampu.

Ada satu kisah, yang bisa menginspirasi kita agar tidak salah memaknai hidup, ketika menghadapi ujian-ujian hidup. Semoga sedikit kisah ini bisa menambah semangat menjemput dan melakukan hal yang terbaik dalam hidup ini.

Sang Murid :

“Guru, aku terjepit dengan berbagai masalah dan kesulitan hidup. Aku bingung, harus lari kemana ?”

Sang Guru :

“ Justru kehidupan semacm itulah yang harus kau tempuh. Kalau kau ingin menjadi Rajawali, maka kau harus membuat sangkar di puncak-puncak gunung, di pohon-pohon yang tinggi, sehingga setiap hari kau dihantam petir dan halilintar. Dengan begitu kau berhak menjadi Rajawali “.

“ Kalau kau takut pada tantangan, kau sembunyi saja di ketiak ibumu. Buatlah sangkar di semak-semak belukar, jadilah anak ayam atau burung pipit,”

Sang Murid, begitu takjub dengan kisah motivasi dari Sang Guru. Benar, seorang tangguh harus seperti Rajawali, santapan paginya adalah petir dan halilintar.

( Joko )