Hasil rekapitulasi Pilbup Sampang 2018, Paslon nomor urut 1 JIHAD unggul ( ft. istimewa )

 

PETAJATIM.id, Sampang – Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Sampang, Madura, Provinsi Jawa Timur, telah melakukan rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Sampang, bertempat di Gedung BPU Sampang, Kamis, 6 Mei 2018.

Hasil rekapitulasi penghitungan suara, paslon nomor urut 1 ( JIHAD ) unggul atas paslon lainnya yaitu nomor urut 2 ( Mantap ) dan paslon nomor urut 3 ( Hisbullah ).

Paslon JIHAD ( H. Slamet Junaidi dan H. Abdullah Hidayat ) meraup suara 257.121 suara, sementara paslon Mantap ( Hermando Subaidi dan Suparto ) 252.676 suara, dan Paslon Hisbullah ( H. Hisan dan H. Abdullah ) hanya mampu meraup suara 166.059 suara.

Ketua KPU Kabupaten Sampang, pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas partisipasinya dalam mensukseskan Pemilukada untuk memilih bupati dan wakil bupati Sampang untuk lima tahun ke depan.

“ Alhamdulillah, KPU Sampang telah melaksanakan tahapan akhir walaupun bukan terakhir dari proses. Hasil rekapitulasi tingkat Kabupaten ini berjalan dengan aman, tertib dan kondusif yang menghasilkan perolehan suara masing-masing pasangan calon,” tuturnya.

Proses rekapitulasi tersebut, kata dia, untuk menetapkan hasil perolehan suara, bukan menetapkan paslon terpilih.

Menurutnya, paslon terpilih nantinya akan ditetapkan setelah diumumkan registrasi gugatan perselisihan hasil pemilihan oleh Mahkamah Konstitusi ( MK ) 23 Juli mendatang.

Jika tidak ada selama tiga hari setelah pengumuman dari MK, tandasnya, KPU Sampang  akan menetapkan paslon terpilih. Namun jika ada, pihaknya akan mengikuti jadual dari MK.

Sampang Butuh Figur Baru

Terkait dengan hasil Pemilukada Kabupaten Sampang, dimana paslon JIHAD unggul atas paslon lainnya, pengamat kebijakan public  Sailendra mengatakan, bahwa Kabupaten Sampang saat ini membutuhkan sosok yang dinamis, tegas, dan memiliki visi ke depan.

Masyarakat Sampang , kata dia, telah menentukan pilihannya kepada paslon JIHAD ( H. Slamet Junaidi dan H. Abdullah Hidayat ), artinya bahwa visi dan ketegasan sebagai sosok pemimpin yang dibutuhkan ada pada kedua tokoh tersebut.

“ Yang dibutuhkan masyarakat Sampang saat ini adalah sosok pemimpin yang tegas, visioner dan memiliki komitmen kuat untuk membangun Sampang.  Perjuangan untuk membawa masyarakat Sampang yang berkeadilan, sejahtera dan bermartabat belumlah selesai. Untuk itu alangkah lebih baik semua pihak duduk sama rendah berdiri sama tinggi untuk bersama sama membangun kota Bahari tersebut. Hal yang lebih suci yang harus diperjuangkan adalah perbaikan untuk Sampang ke depan,” tutur Sailendra di Surabaya, Jumat ( 6/7/2018 ).

 

Sumber : strategi.co.id