ft. istimewa

 

SAMPANG, Untuk mengantisipasi dan mencegah peredaran narkoba, Tim Gabungan TNI/Polri serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sampang, Madura, Jawa Timur, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B setempat.

Menurut Wakapolres Sampang, Kompol Suhartono, sidak tersebut dilakukan setelah menerima laporan dari masyarakat yang disinyalir terdapat peredaran narkoba di rutan.

“ Kami melakukan pemeriksaan di tiga blok, baik blok tanahan napi dan perempuan serta gudang,” terangnya,  Jumat 13 April 2018.

Saat dilakukan razia tersebut, tim gabungan menemukan ratusan handphne (HP), sejumlah peralatan untuk narkoba (bong), obat-obatan yang dibeli dari apotik, senjata tajam dan charger.

“ Kami tidak menemukan narkotika, hanya alat-alatnya saja (bong) dan bekas bungkus narkoba. Kami belum bisa memastikan asal-usul masuknya benda bong dan bungkusan pocket kosong ke rutan,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Kasubag Polres Sampang, Ipda Eko Puji Waluyo memaparkan, dari hasil razia tersebut, setidaknya telah diamankan sebanyak 111 HP, senjata tajam jenis arit tanpa gagang, gunting, obeng dan power bank.

Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, barang-barang temuan tersebut, saat ini diamankan di Polres Sampang.

Ketika dikonfirmasi terkait temuan barang-barang tersebut, Kepala Rutan Sampang Gatot Tri Raharjo mengatakan, dalam aturannya warga binaan tidak diperkenankan membawa HP ke kamarnya.

Mengenai masuknya HP ke dalam kamar, menurut Gatot  dimungkinkan barang-barang tersebut milik warga binaan yang sudah tidak terpakai lagi, sebab HP tersebut kebanyakan sudah tidak berfungsi.

( Sam/Jok )