Sampang – Petajatim.id. Maraknya peredaran narkoba di Pulau Madura, Jawa Timur, sudah berada pada level mengkhawatirkan. Untuk itu perlu dilakukan pencegahan bahaya obat – obatan terlarang tersebut dengan melibatkan berbagai unsur maupun elemen masyarakat.

Bertempat di Musholla Al Amin, Dusun Kokkoan Desa Torjun, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Selasa, 22 Oktober 2017, Bupati H. Fadillah Budiono, bersama unsur terkait melakukan sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Melalui sosialisasi ini, Fadillah Budiono berharap agar masyarakat bisa turut membantu dalam mencegah peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Sampang. Menurutnya, saat ini Sampang bisa dikategorikan darurat narkoba.

“ Saya menekankan pentingnya peran masyarakat dalam membantu Pemerintah untuk melakukan pencegahan sekaligus pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba, dengan mengawasi lingkungan sekitar. Laporkan kepada aparat keamanan jika melihat hal-hal yang mencurigakan. Bandar maupun pengedar narkoba, tak segan-segan menjerat calon-calon korban. Sampang, harus bersih dari narkoba,” kata Fadillah.

Selain itu, menurut Fadillah, orang tua dituntut untuk membentengi putra – putrinya dengan iman yang kuat, dikontrol, agar tidak terjebak salah pergaulan yang bisa menjeratnya pada penggunaan narkoba.

“ Peran orang tua sangat penting dalam membentengi putra putrinya. Dengan keimanan, dengan kasih sayang, dan kontrol yang baik. Anak anak muda menjadi target utama pengedar narkoba. Ini yang harus diwaspadai,” tandas Fadillah.

Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ini dihadiri sekitar 300 warga, berlangsung dari pukul 19.15 hingga pukul 22.00 WIB. Mereka sangat antusias dalam menyimak materi bahaya narkoba.

Selain Bupati Sampang, Fadillah Budiono, turut hadir dalam sosialisasi tersebut adalah, H Rudi Setiyadi (Ka. Bakesbangpol Kab. Sampang), Mohammad Adnani (Camat Torjun), Lutfi Maliki (Sekcam Torjun), Hairil Anwar (Kasi Trantib Kec. Torjun), Kapolsek Torjun, Danramil Torjun,  Moh. Arbain (Kepala Desa Torjun), Junaiman (Sekdes Torjun), Tim BNK Kab. Sampang, Tokoh Agama Desa Torjun.

Sementara itu Camat Torjun Mohammad Adnani mengatakan, bahwa narkoba sudah masuk kecamatan Torjun, dan korbannya sebagian besar adalah anak – anak muda.

Untuk itu, kata Adnani, kewaspadaan dan pencegahan harus terus dilakukan. Menurutnya, melalui sosialisasi ini sangat penting, dan harus dilakukan sesering mungkin.

“ Sosialisasi seperti ini harus sesering mungkin dilakukan, mengingat bahaya narkoba sangat mengkhawatirkan. Seluruh aparatur desa maupun kecamatan, bersama sama masyarakat harus proaktif melakukan upaya – upaya pencegahan, agar barang haram ini tidak merusak anak – anak kita,” harap Adnani.

Di akhir pertemuan, Bupati Sampang mengajak masyarakat yang hadir pada acara sosialisasi ini untuk berdoa, memohon kepada Alloh SWT, agar Kabupaten Sampang, dijauhkan dari narkoba.

( red/joko )