MOROWALI, Petajatim.id. Salah satu tiang listrik yang berada di pesisir pantai kampung nelayan, Desa Bahoruru, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah tumbang,  serta ikut menyebabkan tiang yang ada di depan rumah warga bernama Sulfaidin  ikut miring   dan terancam menimpa penghuninya.

“Saya sudah ke PLN, katanya jam dua tadi mereka akan datang tapi saya tunggu sampai sekarang tidak ada muncul. Bapak lihat sendiri, tiang di depan rumah saya ikut miring. Ini musim hujan bisa-bisa roboh dan menimpa rumah kami,” ungkap Sulfaidin kepada Petajatim.id,  yang menemuinya sekitar pukul 20.00 WIB, dengan nada khawatir.

Sulfaidin berharap, miringnya tiang listrik tersebut agar segera ditangani karena sudah sangat menghkawatirkan dan mengancam keselamatan keluarganya.

Tumbangnya tiang listrik itu sendiri, selain di duga karena pemasangan pondasi oleh kontraktornya  yang kurang kuat, juga di duga karena adanya rembesan air laut yang naik dan menggenangi sekitar pondasi tiang  listrik tersebut.

“Selain karena pemasangannya yang kurang kuat, penyebab tumbangnya tiang listrik itu juga diduga karena adanya rembesan air yang naik dan menggenangi sekitar pondasi tiang listrik tersebut,” ungkap salah satu warga sekitar.

Hingga berita ini dinaikan, tiang listrik yang tumbang itu masih dibiarkan tergeletak dan belum ditangani sama sekali.

Pihak PLN yang berusaha dihubungi lewat nomor gangguan yang ada,  belum bisa terhubung. Beberapa kali di telepon tidak bisa tersambung.

( Dedy Todongi : Biro Morowali, Sulteng )