SAMPANG, Petajatim.id. Even karapan sapi kembali di gelar di lapangan karapan sapi, Pangarengan, Sampang, Madura, Jawa Timur, Minggu, 08/10/2017.

Event karapan sapi tradisional tersebut, diikuti sapi-sapi juara dari berbagai daerah di Madura maupun dari luar Madura.

Jawara karapan ‘door to door’ berhasil meraih juara dua. Selain memborong hadiah, juga berhasil membawa tiket menuju ajang bergengsi Piala Presiden yang akan datang.

H. Abdullah Hidayat, pemilik door to door mengungkapkan rasa syukur, atas keberhasilannya mendapatkan tiket menuju ajang bergengsi ‘Piala Presiden’ yang akan datang.

“ Alhamdulillah, ini suatu prestasi yang membanggakan. Tidak mudah mendapatkan tiket ke ajang bergengsi karapan sapi Piala Presiden. Persiapan yang matang, maupun strategi sangat diperlukan. Kita jangan mudah terlena karena suatu kemenangan. Justru dengan kemenangan beban yang kita pikul tidak ringan, setidaknya upaya untuk mempertahankan gelar juara,” Kata Haji Ab, usai menerima hadiah.

Ajang karapan sapi, menurutnya, sebagai bentuk kepedulian maupun komitmen untuk melestarikan budaya Madura, yang sudah bertumbuh dan berkembang sejak dulu. Adalah tugas dan tanggung jawab, agar budaya tradisional ini tetap terjaga dan lestari.

“ Karapan sapi, ini sekaligus sebagai komitmen kita untuk melestarikan budaya, agar generasi-generasi setelah kita nanti mengetahui sejarah budaya daerahnya sendiri, termasuk karapan sapi. Karapan sapi identik dengan Madura, harus tetap lestari sampai kapanpun,” tandasnya.

( Joko )