TEGAL. Petajatim.id. Urip Haryanto patut untuk di pilih warga desanya sebagai Kepala Desa, demikian disampaikan Ismail Bade, salah satu Kades di Bulu Kumba, Tegal, karena yang bersangkutan adalah pelaku dan saksi lahirnya UU Desa dengan Konsep BUMDES nya.

Hal ini di ungkapkan  Ismail Bade yang merupakan rekan sejawatnya  di ormas berbasis Desa yaitu DPN Parade Nusantara.

Doa dan dukungan datang dari semua kolega dan rekan – rekan seperjuangan nya di dunia pergerakan.

Adalah Wijaya Buntuan, yang juga merupakan salah satu punggawa utama di Parade Nusantara, Cianjur Jawa Barat, pun menyampaikan apresiasinya ketika Urip Haryanto mendafar sebagai Calon Kades di desa nya.

Dukungan terhadap Urip, juga disampaikan Diryo Suparyo, S, Sos, M.Si, dosen FISIP UPS Tegal. Menurutnya, sosok seperti Urip, merupakan sosok langka, dan harus diapresiasi.

“Salah satu tokoh pergerakan nasional yang lebih memilih mewakafkan dirinya untuk desa,” kata, Diryo Suparyo.

Urip Haryanto “Sianak Bajang Menggiring Angin”,  pada Minggu 17 September 2017 resmi mendaftar sebagai salah satu Calon Kepala desa Jembayat, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Dengan mengenakan kemeja putih dan peci hitam sederhana, Urip Haryanto yang di dampingi istri terinta, Nur Aeni,  serta ratusan perwakilan warga desa dari seluruh wilayah RW, diterima oleh Ketua Panitia PILKADES Jembayat,  Akhmad Fauzi dan jajaran nya, tepat pada pukul 08.35 WIB.

Urip Haryanto yang juga digadang – gadang sebagai Balon Bupati Tegal tahun 2018 oleh berbagai jaringan Aktivis di Kabupaten Tegal mengatakan “Pencalonam nya sebagai Kepala Desa merupakan wujud dari seluruh niat dan pemikiran nya tentang ruh dari UU DESA dan Konsep BUMDES” yang pernah di godog nya bersama segenap Punggawa – punggawa DPP Parade Nusantara,  tempatnya bernaung di dalam organisasi yang berbasis desa.

Kini, Urip Haryanto di tantang untuk mewujudkan sebagian pemikiran nya tentang desa yang kini telah tertuang didalam amanat UU DESA, sehingga UU DESA dan Konsep BUMDES nya harus mampu menjadi berkah bagi desa dan masyarakatnya.

“BUMN – BUMD – BUMDES harus bermuara pada bennefits sehingga rakyat yang akan menuai profit nya, itulah konsep kerakyatan bagaimana Negara kembali ke Desa” demikian dikatakan Urip Haryanto alias UH saat di temui Nuswantoro di kediaman nya.

Dengan mengusung Motto Urip Haryanto LAKA LAWAN BALA KABEH, UH berharap proses politik di tingkat basis “Desa” mampu mencerdaskan Rakyat, dengan Politik Santun dan Berdedikasi.

(Nuswantoro)