SAMPANG, Petajatim.id – Setelah di tetapkan menjadi tersangka Kades dan oknum dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gunung Maddah, Kecamatan Sampang Madura Jawa Timur, langsung  ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang.

S Kades Gunung Maddah, dan M oknum BPD ditahan Kejari di Rumah Tahanan Kelas II B Sampang, atas kasus dugaan Pungutan Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) tahun 2014

Sebelum di tahan S dan M di periksa selama 1,5 jam dan di naikkan statusnya dari saksi menjadi tersangka.

Menurut Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Yudie Arieanto Tri Santosa,  berdasarkan pemeriksaan terhadap 25 saksi serta kepada kedua tersangka, menjadi pertimbangan untuk menahan S dan M.

“Sudah memenuhi unsur dua alat bukti untuk menahan tersangka, dalam 20 hari ke depan tersangka di tahan di Rutan Kelas II B Sampang,” ujar Yudie Arieanto Tri Santosa.

Dijelaskan, dalam kasus tersebut tersangka telah melakukan pungutan 900 ribu persertifikat dari 250 pengurusan sertifikat pada program Prona tahun 2014.

Sementara Arman Saputra SH mengaku menjadi Kuasa Penunjukan atas kedua tersangka.

“Saya di tunjuk Kejaksaan untuk menjadi Kuasa Hukum kedua tersangka,” tandas Arman Saputra SH.

Sebab saat di naikkan statusnya dari saksi menjadi tersangka tidak di dampingi Pengacara, sedangkan untuk kasus tipikor tersangka harus di dampingi oleh Pengacara.

Selanjutnya, kata Arman, tergantung kedua tersangka pendampingan akan di lanjutkan menjadi Kuasa Hukum atau tidak.

(Aj)