KALBAR, PETAJATIM.ID, Usai mengikuti Rapat Pleno Terbuka Pengundian nomor urut yang diselenggarakan KPU Kalbar di Hotel Aston Pontianak, Pasangan Cagub dan Cawagub nomor urut 2, Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot memembus kerumunan masa, berjalan kaki keluar gedung menghampiri Para Go-jek.

Rupanya keduanya telah sepakat akan menggunakan Gojek menuju ke Katedral Pontianak, hendak memohon berkat dari pimpinan Gereja Katolik Keuskupan Agung Pontianak. Hal ini dilakukan sebagai bentuk ucapan syukur dan memohon berkat atas segala upaya yang telah, masih dan akan dilakukan.

“Hari ini saya mencoba naik Go-jek di Pontianak sebagai salah satu alternatif umum yang dapat terjangkau oleh masyarakat dan juga merupakan solusi lapangan pekerjaan,” ujar Karol, Selasa (13/2).

Calon Gubernur termuda pada pilkada 2018 itu mengharapkan kedepan melalui peran pemerintah dapat melakukan komunikasi yang baik untuk menata kembali Go-jek yang saat ini berperan membantu masyarakat.

“Kami harapkan Go-Jek nanti kedepan bisa ditata lebih baik, bermanfaat bagi mereka yang mencari nafkah dengan halal. Dan untuk anak-anak kita, masyarakat kita memerlukan transportasi umum,” harapnya.

Senada dengan yang disampaikan Karol, Gidot sapan akrab Wakilnya mengatakan akan mendukung bisnis produk asli buatan anak Indonesia itu.

Go-jek ini kan buatan anak Indonesia, perusahaan luar saja tertarik ingin membeli Go-jek. Produk asli buatan anak Indonesia harus kita dukunglah,” tuturnya.

Keberadaan moda transport berbasis online sejauh ini telah membantu masyarakat di Kota Pontianak. Kemudahan mengakses dan penggunaannya membuat ojek online ini digandrungi masyarakat.

“Yang jelas jika kita memiliki komitmen yang baik dan membangun komunikasi yang beradab dengan pihak pengelola Go-jek semua dapat kita selesaikan dengan baik. Go-jek salah satu solusi transportasi bagi masyarakat kita ditengah keterbatasan yang ada,” pungkas Gidot.

(Biro Kalbar)